Full article

Begini Cara Menghindari Developer Nakal Berkedok Syariah

JAKARTA, SuaraProperti.Com - Tingginya antusias masyarakat yang ingin punya rumah, tak sedikit dimanfaatkan oleh segelintir oknum pengembang perumahan tak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan sesaat.

Apalagi dibutuhkan ekstra hati-hati untuk membedakan antara developer nakal dengan pengembang perumahan yang lebih berkompeten.

Kemudian untuk menghindari developer nakal yang biasanya memanfaatkan modus sekma atau berkedok Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah diantaranya dalam transaksi mereka tidak melalui perbankan.

Biasanya, oknum developer tersebut lebih memilih menjaring korbannya dengan transaksi langsung ke nomer rekening pribadi.

Untuk menjawab keraguan itu serta menghindar dari kesalahan fatal dalam mewujudkan impian Anda punya rumah dapat memastikan memilih produk pembiayaan yang dimiliki perbankan yang resmi.

Salah satunya yaitu bisa memanfaatkan fasilitas Unit Usaha Syariah PT Bank Permata Tbk atau PermataBank Syariah meluncurkan produk pembiayaan properti atau KPR syariah yang disinergikan dengan tabungan.

Produk KPR ini  menawarkan jangka waktu pembiayaan atau tenor hingga 25 tahun.  Shariah Banking Director PermataBank Herwin Bustaman menjelaskan, nasabah dapat mengatur sendiri angsuran KPR jika menggunakan produk ini. Angsuran KPR akan semakin ringan  bahkan bisa mencapai nol jika saldo tabungan semakin besar.

"Ini merupakan produk inovatif pertama KPR berbasis Syariah di industri perbankan Syariah Indonesia, yang menyinergikan antara KPR dengan tabungan," kata Herwin dalam Konferensi Pers di Plaza Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Selain kemudahan angsuran, menurut Herwin, pihaknya memberikan kemudahan dalam proses persetujuan pinjaman yakni hanya lima hari kerja.  Head of Mortgage Business PermataBank Dewi Damajanti Widjaja menyebut, nasabah bisa menikmati keringanan margin KPR hingga 0% dengan menambah saldo tabungan. Skemanya, 70% hingga 80% saldo tabungan akan diperhitungkan sebagai pengurang pokok pinjaman dalam perhitungan margin KPR. Adapun Dewi optimis prospek industri properti pada 2020 akan terus membaik. Tren penjualan properti pada tahun ini juga tengah bagus.

PENULIS

Comments